Diskoperindag Kota Bima Lanjutkan Sidak LPG 3 Kg, Temukan Pengurangan Alokasi di Sejumlah Agen
Kota Bima – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima kembali melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) dan pengawasan terhadap distribusi LPG 3 kg pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengawasan sebelumnya yang dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026.
Sidak dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan Diskoperindag Kota Bima, H. Sodik, S.Sos., dengan menyasar dua agen penyalur LPG 3 kg di Kota Bima, yakni Agen Bintang Pribumi dan Agen Bimatama Migas.
Dari hasil pengawasan di Agen Bintang Pribumi diperoleh informasi bahwa terjadi pemangkasan alokasi sejak April 2026. Pada bulan Maret, distribusi masih berjalan normal. Namun pada Jumat, 3 April 2026 yang bertepatan dengan hari libur nasional, agen hanya menerima 360 tabung, lebih rendah dari alokasi normal 1 Loading Order (LO)/ 1 truk atau 560 tabung. Kondisi serupa kembali terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026 dengan jumlah yang sama.
Selain itu, pada Sabtu, 4 April 2026, alokasi yang biasanya mencapai 2 LO juga dikurangi menjadi 1 LO. Dengan alokasi reguler mingguan sebanyak 8 LO, total kekurangan distribusi sejak 3 April hingga 7 Mei 2026 tercatat mencapai 960 tabung.
Untuk mengantisipasi keterbatasan pasokan tersebut, pihak agen melakukan pembagian secara merata kepada seluruh pangkalan agar distribusi tetap berjalan. Pihak agen juga menyampaikan kekecewaan terhadap kebijakan pengurangan alokasi pada hari libur nasional, karena sebelumnya terdapat komitmen bahwa kuota pada tanggal merah tidak akan dikurangi.
Sementara itu, hasil pengawasan di Agen Bimatama Migas yang menyalurkan LPG 3 kg ke 302 pangkalan menunjukkan adanya pengurangan alokasi yang telah berlangsung sejak tahun-tahun sebelumnya. Agen menjelaskan bahwa penyaluran normal sebanyak 6 LO tidak dilakukan setiap hari. Dalam satu minggu biasanya terdapat dua hari dengan alokasi 5 LO, yakni pada Selasa dan Jumat.
Memasuki tahun 2026, terjadi penyesuaian tambahan di hari Kamis, sehingga pengurangan alokasi terjadi pada Selasa, Kamis, dan Jumat, meskipun tidak berlangsung setiap minggu.
Pada Jumat, 3 April 2026, agen hanya menerima 1.480 tabung dari alokasi normal 2.800 tabung atau 5 LO, sehingga terjadi kekurangan sebanyak 1.320 tabung. Kondisi serupa kembali terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026, dimana agen hanya memperoleh 1.840 tabung dari jumlah normal 2.800 tabung, sehingga terjadi kekurangan 960 tabung.
Secara keseluruhan, total kekurangan alokasi reguler yang dialami Agen Bimatama Migas sejak 3 April hingga 7 Mei 2026 mencapai 2.440 tabung atau setara lebih dari 4 LO.
Pihak agen menyampaikan bahwa kondisi tersebut berdampak langsung terhadap distribusi ke pangkalan (Biasanya penyaluran harian menjangkau 50 hingga 60 pangkalan). Dengan keterbatasan stok saat ini setiap pangkalan hanya memperoleh sekitar 20 tabung LPG 3 kg.
Diskoperindag Kota Bima akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan distribusi LPG subsidi tetap berjalan dengan baik dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.