Road Show Klinik Industri Diskoperindag dan Dekranasda Kota Bima Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Melalui Pelatihan Merajut

Kota Bima – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima melalui Klinik Industri kembali menggelar kegiatan Road Show Klinik Industri yang kali ini berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bima. Kegiatan berlangsung di SD dan SMP IT Abu Bakar As-Shidiq, Kelurahan Penatoi, Kamis (2/7/2026).

Road show tersebut diisi dengan sosialisasi program Klinik Industri sekaligus pelatihan dasar kerajinan tangan merajut (crochet) sebagai salah satu upaya mendorong lahirnya pelaku usaha baru berbasis ekonomi kreatif di Kota Bima.

Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru SD dan SMP IT Abu Bakar As-Shidiq, para siswa, ibu rumah tangga, serta para remaja yang belum bekerja. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan dengan teknik dasar merajut sekaligus diberikan motivasi untuk mengembangkan keterampilan tersebut menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomis.

Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Bima melalui Sekretaris Dinas, Ririn Swandayani, ST, menyampaikan bahwa kolaborasi antara Klinik Industri dan Dekranasda merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan keterampilan masyarakat.

"Pelatihan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan dasar merajut, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat berwirausaha sehingga ke depan dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Melalui program Road Show Klinik Industri, Diskoperindag Kota Bima terus memperluas jangkauan pembinaan kepada masyarakat hingga ke lingkungan pendidikan dan permukiman. Selain memperkenalkan layanan Klinik Industri, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menggali potensi masyarakat dalam mengembangkan produk kerajinan yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

Diskoperindag Kota Bima berharap pelatihan yang diberikan dapat menjadi bekal awal bagi para peserta untuk terus mengasah keterampilan, berinovasi dalam menghasilkan produk kerajinan, serta mampu membangun usaha mandiri yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.