Diskoperindag Dorong Daya Saing UMKM Tenun Wenggo melalui Inovasi Desain dan Pemasaran Digital
Kota Bima – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima mendukung penguatan daya saing industri tenun lokal melalui kegiatan Seminar Meningkatkan Daya Saing UMKM Tenun Wenggo melalui Inovasi Desain Kreatif dan Strategi Pemasaran Digital yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima bagi para pelaku industri tenun di Lingkungan Wenggo, Kota Bima, Kamis (13/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Diskoperindag Kota Bima diwakili oleh Nurmisnah, SE. Kehadiran perwakilan Diskoperindag merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan UMKM tenun sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif unggulan Kota Bima.
Seminar diikuti oleh para pelaku usaha tenun, kelompok pengrajin, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima. Kegiatan berlangsung interaktif dengan membahas berbagai tantangan yang dihadapi pengrajin tenun dalam meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi pemasaran.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan pentingnya inovasi desain kreatif agar produk tenun Wenggo memiliki nilai tambah dan mampu mengikuti tren pasar tanpa meninggalkan ciri khas budaya lokal Bima. Selain itu, strategi pemasaran digital melalui media sosial, marketplace, dan platform digital lainnya dinilai menjadi peluang besar untuk memperluas jangkauan pemasaran hingga pasar nasional maupun internasional.
Nurmisnah, SE. menyampaikan bahwa UMKM tenun memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus pelestari warisan budaya daerah. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pelaku usaha, peningkatan kualitas produk, pengemasan, promosi, serta pemanfaatan teknologi digital perlu terus didorong secara berkelanjutan.
Diskoperindag Kota Bima mengapresiasi inisiatif Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima yang menghadirkan ruang belajar dan diskusi bagi pelaku industri tenun di Lingkungan Wenggo. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pengembangan UMKM berbasis budaya lokal.
Melalui seminar ini, Diskoperindag Kota Bima berharap para pelaku industri tenun Wenggo semakin termotivasi untuk melakukan inovasi, memperkuat identitas produk tenun Bima, memanfaatkan pemasaran digital secara optimal, serta meningkatkan daya saing usaha sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif Kota Bima.