Diskoperindag Kota Bima Dorong Masjid Menjadi Pusat Penguatan Ekonomi Umat Melalui Pengembangan Koperasi Syariah
Kota Bima – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis kelembagaan koperasi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi bersama pengurus Masjid Baitul Hamid Raba, Ketua Pengurus, dan Ketua Pengawas Koperasi Maja Labo Dahu Masjid Baitul Hamid Raba, yang berlangsung pada Kamis (16/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskoperindag Kota Bima, H. Sirajuddin, S.Sos., bersama jajaran pengurus masjid dan pengelola koperasi. Pertemuan difokuskan pada pembahasan strategi menjadikan masjid sebagai pusat penguatan ekonomi umat melalui pengembangan koperasi syariah yang berkelanjutan.
Dalam forum tersebut dibahas gagasan untuk menumbuhkan dan mengembangkan peran masjid di lima kecamatan se-Kota Bima sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui koperasi yang dikelola secara profesional dan berlandaskan prinsip syariah, diharapkan masyarakat memiliki akses terhadap layanan pembiayaan yang sehat, aman, dan mudah dijangkau.
Penguatan ekonomi berbasis masjid ini juga diarahkan sebagai salah satu langkah preventif dalam meminimalkan praktik rentenir yang masih menjadi persoalan di tengah masyarakat. Kehadiran koperasi yang sehat di lingkungan masjid diharapkan dapat menjadi alternatif pembiayaan yang lebih adil sekaligus mendorong tumbuhnya usaha mikro dan kecil di Kota Bima.
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, H. Sirajuddin, S.Sos., menyampaikan bahwa koperasi memiliki peran strategis sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pengurus masjid, dan pengelola koperasi perlu terus diperkuat agar koperasi tidak hanya berkembang sebagai lembaga usaha, tetapi juga menjadi sarana membangun kemandirian ekonomi umat.
Diskoperindag Kota Bima berkomitmen untuk terus mendampingi dan memperkuat kelembagaan koperasi di berbagai sektor, termasuk koperasi berbasis masjid. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah dan pembinaan keagamaan, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi kerakyatan di Kota Bima.