Pemkot Bima dan BI Tinjau Distribusi LPG 3 Kg di SPBE Niu

Menindaklanjuti rapat koordinasi TPID, Pemerintah Kota Bima bersama pihak Bank Indonesia melakukan kunjungan ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berada di Lingkungan Niu, Kelurahan Dara, Kota Bima, Kamis (12/3).

Kunjungan tersebut dilakukan bersama unsur pemerintah daerah, TNI, serta pihak Pertamina dan agen LPG sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi gas LPG 3 kg kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten II Setda Kota Bima, Danramil Rasanae Barat, Kabag Ekonomi serta jajaran dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Diskoperindag Kota Bima menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari langkah koordinasi pemerintah daerah dalam menindaklanjuti informasi yang berkembang di masyarakat terkait ketersediaan LPG 3 kg di Kota Bima, khususnya menjelang bulan Ramadan.

Dari hasil peninjauan di lapangan, diketahui bahwa secara umum proses distribusi LPG dari Pertamina hingga SPBE berjalan sesuai dengan kuota dan mekanisme yang telah ditetapkan.

Namun demikian, terdapat beberapa kendala yang ditemukan di tingkat pangkalan, terutama dalam proses pendataan dan penginputan pembelian LPG oleh masyarakat melalui aplikasi yang digunakan.

Sebagian pangkalan diketahui masih mengalami kesulitan dalam penggunaan sistem digital karena keterbatasan pemahaman teknologi informasi.

Di sisi lain, meningkatnya aktivitas pelaku UMKM selama bulan Ramadan juga turut mendorong peningkatan kebutuhan LPG 3 kg di masyarakat.

Diskoperindag Kota Bima menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan distribusi LPG bersubsidi dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Melalui kunjungan ini, pemerintah daerah berharap distribusi LPG bersubsidi di Kota Bima dapat terus berjalan tertib, transparan, serta benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak menerima.