Antisipasi Gejolak Harga Cabai dan Daging, Diskoperindag Kota Bima Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Nasional
Kota Bima – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan evaluasi perkembangan Program 3 Juta Rumah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual pada Selasa pagi (3/3) bertempat di Ruang Rapat BPBJ Setda Kota Bima.
Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Diskoperindag Kota Bima diwakili oleh Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan, Sodik.
Agenda utama rakor adalah membahas langkah-langkah strategis pengendalian inflasi di daerah serta mengevaluasi progres pelaksanaan Program 3 Juta Rumah sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan rilis data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi di Provinsi NTB serta sepuluh kabupaten/kota tertinggi secara nasional masih didominasi oleh Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat. Adapun komoditas yang menjadi penyumbang utama kenaikan harga antara lain cabai rawit merah, cabai merah, dan daging sapi.
Menindaklanjuti hal tersebut, Diskoperindag Kota Bima menegaskan pentingnya kewaspadaan dan langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah Kota Bima. Koordinasi lintas sektor, pemantauan harga pasar secara berkala, serta penguatan distribusi menjadi fokus utama guna menekan potensi gejolak harga, terutama menjelang momen meningkatnya permintaan masyarakat.
Melalui partisipasi aktif dalam rakor ini, Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam pengendalian inflasi daerah, sekaligus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat tetap terjaga.